Abstrak Tajwid, Aswat, & An, n.d.) Tajwid

 AbstrakKesulitan dalam pelafalan huruf-huruf hijaiyahyang terjadi di masyarakat sebenarnya disebabkan oleh kurangnya pemahamanmasyarakat tentang penggunaan fonetik secara benar. Faktanya, fonetik memilikiperan yang sangat penting dalam membantu memudahkan keluarnya bunyi huruf-hurufhijaiyah sesuai kaidah yang ditetapkan. Maka menyadari betapa besarnyakontribusi fonetik dalam ilmu tajwid, mungkin membuat masyarakat menjadi sadarakan pentingnya memahami tata letak pembagian makhrijul huruf.Kata kunci: ilmu tajwid, makhrijul huruf, fonetik. Abstrack The difficulty in pronunciation of the lettersAlif that occurred in the community is actually caused by a lack ofunderstanding of the people about the use of phonetics correctly. In fact, thephonetic has a very important role in helping to facilitate the discharge ofthe sound of the letters Alif according rules set. Then realize how great thecontribution of phonetics in the science of recitation, may make the publicbecome aware of the importance of understanding the layout of the subdivisionof makhrijul letters.

Keywords: Science of recitation, makhrijul letters, Phonetics. ???? ?????       ????????? ??? ?????? ? ???? ???? ?? ??????? ?????? ???? ?? ??? ??? ????? ??? ?????????? ???????? ???? ????. ?? ??????? ???? ?? ????? ???? ???? ?? ???????? ???????? ?????? ???? ?????? ????? ????? ???? ????. ?? ???? ?? ???? ?????? ??????????? ?? ??? ???????? ??? ??? ??????? ???? ????? ??? ????? ????? ???????????????. ??????? ????????: ???? ???????? ????? ????????? ??? ????????. PENDAHULUANIlmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidahserta cara-cara membaca Al-qur’an dengan sebaik-baiknya dimana dalam prosesnya tentunyakita perlu mengenal, mempelajari ilmu tajwid yakni tanda- tanda baca dalam tiaphuruf ayat Al-Quran.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

(Khuruf,Tajwid, Aswat, & An, n.d.) Tajwid merupakan ilmu yang menuntun seseorang untuk membedakan huruf-huruf yang diucapkannya, baik membacaAl-Quran ataupun bukan. Tajwid secara harfiah bermakna melakukan sesuatu denganelok dan indah atau bagus dan membaguskan.1Allah swt berfirman yang artinya “Dan bacalahAl-Qur’an itu dengan perlahan/tartil (bertajwid)”QS:Al-Muzzammil (73): 42. Ayat ini jelas menunjukkan bahwa Allah SWTmemerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca al-Quran yang diturunkan kepadanyadengan tartil, yaitu memperindah pengucapan setiaphuruf-hurufnya (bertajwid). Dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnyadengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya.

Adapu nmasalah-masalah yangdikemukakan dalam ilmu ini adalah makharijulhuruf (tempat keluar-masuk huruf).Tartil menurut bahasa berarti membaguskan,memperindah dan perlahan-lahan. Disebutkan juga tartil adalah memperjelasbacaan hruruf-huruf, memelihara tempat-tempat berhenti (waqof) danmenyempurnakan harokat dalam bacaan.4 Satu hal yang perlu diperhatikan adalahbahwa cara membaca Al-Qur’an itu tidak sama dengan membaca buku-buku yangberbahasa arab. Umat Islam yang membaca Al-Qur’an baik tanpa lagu maupundilagukan dengan indah dan merdu, tidak boleh terlepas dari kaidah-kaidahtajwid.(Nikmah, 2015)Ilmu tajwid adalah suatu ilmu pengetahuan caramembaca Al Qur’an dengan baik dan benar menurut makhrajnya, panjang pendeknya,tebal tipisnya, berdengung atau tidaknya, irama dan nadanya, serta titikkomanya yang sudah diajarkan oleh Rasululloh SAW kepada para sahabatnya dandisebarluaskan oleh para tabi’in-tabi’in hingga kaum muslimin dewasa ini.(Tombak Alam, 2002 : 15). Dalam pedoman transliterasi Al Qur’an tajwid adalahmelafalkan huruf-huruf Al Qur’an sesuai dengan makhrajnya dan sifatnya serta memenuhibacaannya.

(Departemen Agama RI, 2007 : 1)(RAHAYU, 2011)Ilmu tajwid dianggap bersifat subjektif dantebak-tebakan karena karena dalam aplikasinya, selalu dapat ditemukan perbedaanakurasi bacaan antara dua atau beberapa orang. Contohnya, ketika dua orangmembaca sebuah ayat al-Qur’an, maka akan terkesan terdapat perbedaan dalamakurasinya atau tidak selalu persis sama. Perbedaan yang terjadi bisa perbedaantipis atau perbedaan yang signifikan, mulai dari penuturan bunyinya, panjangpendek, nada, intonasi bunyi yang dihasilkan, dan lain sebagainya. Di lainpihak, ilmu fonetik merupakan ilmu murni yang bersifat objektif dan memerlukannalar, serta produknya dapat diuji dengan alat-alat moderen sepertispektograph, kerongkongan imitasi, dan lain sebagainya. Dengan demikian, ilmufonetik mirip dengan ilmu pasti yang tidak menggunakan perkiraan subjektif.Ilmu fonetik sangat membutuhkan daya nalar yang kuat dan proses aplikasi yang akuratsehingga produknya dapat diukur.(Nasution,2014) LANDASAN TEORIDalam pembahasan ini, penulisi spesifikkanterhadap ilmu tajwid, maakhrijul huruf, fonetik, dan bagaimana kontribusifonetik dalam ilmu tajwid.

1. TAJWIDIlmu tajwid adalah suatu ilmu pengetahuan caramembaca Al Qur’an dengan baik dan benar menurut makhrajnya, panjang pendeknya,tebal tipisnya, berdengung atau tidaknya, irama dan nadanya, serta titikkomanya yang sudah diajarkan oleh Rasululloh SAW kepada para sahabatnya dandisebarluaskan oleh para tabi’in-tabi’in hingga kaum muslimin dewasa ini.(Tombak Alam, 2002 : 15).

Dalam pedoman transliterasi Al Qur’an tajwid adalahmelafalkan huruf-huruf Al Qur’an sesuai dengan makhrajnya dan sifatnya sertamemenuhi bacaannya. (Departemen Agama RI, 2007 : 1).Dalam membaca Al Qur’an tidak bisa dilepaskandari tajwid karena dikhawatirkan akan mengubah makna kata dalam Al Qur’an yangmenjurus kepada salah paham dan penyimpangan dari tujuan Allah dan RosulNya.Hal ini menimbulkan fatal dan berbahaya.

(RAHAYU, 2011).2. MAKHRIJULHURUFMenurut ‘Erbawi (2009: 87), tentang jumlahmakhraj huruf, terdapat perbedaan pendapat di antara ulama tajwid dan ulamabahasa Arab baik ulama terdahulu maupun ulama kotemporer.

Sebagian ulamaterdahulu berpendapat bahwa setiap huruf memiliki makhraj tersendiri dan sebagianlagi berpendapat bahwa makhraj huruf berjumlah tujuh belas, enam belas, limabelas, bahkan empat belas makhraj. Berbeda dengan ulama terdahulu, ulamakotemporer memiliki pendapat tersendiri. Di antara mereka berpendapat bahwamakhraj huruf berjumlah sebelas dan sebagian lagi menyebutkan sepuluh makhraj.(Nurhayati,2015)Perbedaan pendapat para ulama di atas tentangjumlah makhraj huruf padahakikatnya menggambarkan adanya kesamaan makhraj diantara huruf-huruf Alquran.

Sebagaimana diketahui, huruf Alquran berjumlah duapuluh sembilan jika alif termasuk di dalamnya atau dua puluh delapan huruf jikatanpa alif. Sementara itu, jumlah makhraj tidak sampai dua puluh, pendapatterbanyak hanya menyebutkan tujuh belas makhraj saja. ‘Erbawi (2009: 99)menyebutkan bahwa faktor pembeda antara satu hurufdengan huruf lainnya adalahsifat atau karakter huruf yang mengiringi ketika huruf tersebut diucapkan,meskipun huruf-huruf itu terbentuk pada satu makhraj. Para ulama sepakat bahwasifat huruf merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari huruf itusendiri.(Nurhayati,2015)Makhraj dalam fonetik didefinisikansebagai”tempat tertentu di saluran udara yang merupakan titik kerjasama antara duaorgan bicara, yang satu aktif dan yang kedua pasif”.3Yang dimaksud dengan organ bicaraaktif adalahorgan bicara yang bergerak mendatangi organ bicara pasif, seperti bibir bawah(labial), ujung lidah (apico), tengah lidah (medio), pinggir lidah (lamino),dan belakang lidah (dorso).

(Nasution,2014). 3. FONETIKFonetik ialah bidang linguistik yangmempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi tersebut mempunyaifungsi sebagai pembeda makna atau tidak (Chaer, 2003: 103). Jadi semua bunyibahasa dapat dipelajari melalui bidang fonetik.(SENI, 2007)Dalam bukunya, Mansoer Pateda menuliskan bahwafonetik adalah ilmu yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa tanpa memperhatikanfungsinya untuk membedakan makna (Verhaar; 1981 : 12).

Linguis membagi fonetikatas tiga jenis, yakni: (1) fonetik akustis, (2) fonetik audiotoris, dan (3) fonetikorganis atau artikulatoris.Pembagian ini di dasarkan pada cara pendekatan ataupemerian bunyi bunyi bahasa.(Pateda, 1994)Dari ketiga fonetik di atas yang palingberurusan dengan dunia linguistik adalah fonetik artikulatoris, sebab fonetikini yang berkenaan dengan masalah bagaiman bunyi- bunyi itu diklsifikasikanatau diucapkan manusia. Fonetik akustik berkenaan dengan bidang fisika; danfonetik auditoris lebih berkenaan dengan bidang kedokteran.(SENI, 2007)   4. KONTRIBUSI FONETIK DALAM ILMU TAJWIDDalam ilmu tajwid ada beberapa pembahasan yang tekaiterat dengan ilmu fonetik secara umum dan khusus. Karena tujuan ilmu tajwid disamping menjaga kalimat Al-Qur’an juga menjaga lisan dari kekeliruanpengucapanhuruf-huruf di dalamnya, sedangkan di sisi lain “pengucapan suarahuruf” merupakan sasaran dalam ilmu fonetik. Sudah tentu hasil yang diharapkandari kedua ilmu ini adalah agar dapat memiliki kemampuan atau kemahiran dalammembaca Al-Qur’an dan ber- bahasa Arab, baik ketika mengucapkan huruf hijaiyahmaupun kalimatnya.

(Rasyid, 2009).Secara singkat ilmu tajwid adalah ilmu untukmempelajari bagaimana cara melafalkan huruf-huruf atau mengeluarkan bunyi dalamhuruf hijaiyah secara benar sesuai kaidah dan ketetapannya. Dalam hal ini,fonetik memiliki peran penting dalam pengucapan lafal yang sesuai dengan kaidahbahasa Arab.

Karena fonetik merupakan ilmu tentang tata cara mengeluarkan bunyidari dalam anggota tubuh.Fonetik membagi makhraj kedalam 11 konsonantitik artikulasi yaitu sebagai berikut: Huruf Hijaiyah Nama NO. ?, ?, ? Konsonan bilabials (dua bibir) 1 ? Konsonan labio-dental (bibir + gigi) 2 ?, ?, ? Konsonan apico interdental (ujung lidah + ujung gigi) 3 ?,?,?,?,?,? Konsonan apico-dental (ujung lidah + pangkal gigi) 4 ?,?,?,? Konsonan apico-alveolar (ujung lidah + gusi) 5 ?,? Konsonan apico-palatal (ujung lidah + langit-langit keras) 6 ? Konsonan medio-palatal (tengah lidah + langit-langit keras) 7 ?,?,? Konsonan dorso-velar (pangkal lidah + langit-langit lunak) 8 ? Konsonan dorso uvular (pangkal lidah + anak lidah) 9 ?,? Konsonan dorso pharyngal (pangkal lidah + kerongkongan) 10 4??,? Konosnan glottal (dua buah pita suara) 11  Dengan adanya pembagian makhraj dalam fonetik,seseorang akan lebih mudah dalam membedakan pelafalan bunyi-bunyi khususnyadalam huruf hijaiyah.    METODE PENELITIANPenelitian tentang kontribusi Fonologi dalam ilmu tajwid ini ini dilakukan oleh peneliti denganmenggunakan jenis penelitian pustaka atau library research yang mengambilsumber data secara kepustakaan. Data diperoleh dengan menggunakan teknikdokumentasi, yaitu dengan berdasarkan pustaka, baik berupa buku jurnal maupunhasil penelitian lain yang terkait dengan kajian dalam pembahasan ini.Metode penelitian ini juga mengunakan metodedeskriptif karena data-data yangdikumpulkan berupa kata-kata dan bukanangka-angkaSumber data yang digunakan adalah jurnal, skripsi dan buku-buku yangberhubungan dengan judul ini.

 PENUTUPBerdasarkan hasil penulisan ini, maka dapatdisimpulkan bahwa fonetik sangatlah memiliki kontribusi yang penting dalam ilmutajwid. Tajwid secara harfiah bermakna melakukan sesuatu dengan elok dan indahatau bagus dan membaguskan.Dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnyadengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya. Adapun masalah-masalah yangdikemukakan dalam ilmu ini adalah makharijulhuruf(tempatkeluar-masukhuruf).

Dalam ilmu tajwid ada beberapa pembahasan yangtekait erat dengan ilmu fonetik secara umum dan khusus. Karena tujuan ilmutajwid di samping menjaga kalimat Al-Qur’an juga menjaga lisan dari kekeliruanpengucapanhuruf-huruf di dalamnya, sedangkan di sisi lain “pengucapan suarahuruf” merupakan sasaran dalam ilmu fonetik. Sudah tentu hasil yang diharapkandari kedua ilmu ini adalah agar dapat memiliki kemampuan atau kemahiran dalammembaca Al-Qur’an dan ber- bahasa Arab, baik ketika mengucapkan huruf hijaiyahmaupun kalimatnyaKesulitan masyarakat dalam melafalkanhuruf-huruf hijaiyah sesuai dengan kaidah yang benar memanglah sudah menjadihal yang tidak asing lagi. Hal ini seringkali terjadi karena kurangnyapemahaman masyarakat tentang pembagian tata letak keluarnya bunyi dari organbicara. Dari kesulitan ini, muncul lah beberapa cara untuk membantu masyarakatagar bisa menyesuaikan pelafalan sesuai kaidahnya.Sebenarnya, masyarakat hanya perlu memahamidimanakah letak lidah, bibir, atau gigi saat melafalkan huruf-huruf hijaiyah.Huruf yang sering kali diucapkan dengan kurang jelas biasanya terdapat padahuruf ?  yang sering kali diucapkan dengan lafaz”za”, padahal pelafalan huruf “?”itu terletak pada ujung lidah dan ujung gigi yang saling bersentuhan, sedanglafaz huruf “?”terletak pada ujung lidah dan ujung gusi yang bersentuhan. Kemudian sebagaicontoh pada pelafalan huruf “?” yang dilambangkan dengan huruf “SY”,sering kali tertukar dengan pelafalan huruf “?” yangdilambangkan dengan huruf “S”, dan lain sebagainya.

 Karena  hadirnya ilmu tajwid tidaklah lain hanya untukmempermudah orang-orang dalam mempelajari bacaan al quran sesuai qalqalah,maad, membedakan huruf tebal dan tipis, dan lain sebagainya.                 DAFTAR PUSTAKA KhazanahQ.S Muzzamil : 4Khuruf, M., Tajwid, I.

, Aswat, I., & An, A. (n.d.

).Perbandingan antara ilmu Tajwid dan ilmu Aswat dari segi “Makhorijul Khuruf”?:analisis studi perbandingan Ilmu.Nasution, A. S. A. (2014). Memanfaatkan Kajian Fonetik UntukPengembangan Pembelajaran Ilmu Tajwid. Arabiyat, 1(2), 209–222.

https://doi.org/10.15408/a.v1i2.1140Nikmah, S.

N. U. R. (2015). Pengembangan mediapembelajaran makharijul h}uruf hijaiyyah berbasis adobe flash cs6 skripsi.UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG.Nurhayati, A.

W. dan T. (2015). Makhraj al-jauf dalam kajianilmu tajwid, 1–20.

Pateda, M. (1994). LINGUISTIK (Sebuah Pengantar).gorontalo: angkasa Bandung.RAHAYU, S. (2011).

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN TAJWIDDALAM MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DENGAN METODE MIND MAPPING.Rasyid, H. Al. (2009). Kontribusi Ulama Tajwid terhadapPerkembangan Ilmu Bahasa. Suhuf, 2(2), 197–210.SENI, J. (2007).

Kajian Fonetis Kosakata Dasar Bahasa MelayuBali. Digilib.Umm.Ac.Id, 4.

 1khazanah2Q.S Muzzamil :43Kama? l Muhammad Bisyr, al-Ashwâtal- Arabiyah (Kairo: Maktabah al-Syaba?b, 1991), h. 894Sa?miAya?d Hanna, Mabâdi’ ‘Ilm al-Lisâniyâtal-Hadîtsah, (Alexandria: Da?ral-Ma’rifah al- Ja?mi’iyah, 1991), h. 232.

x

Hi!
I'm Morris!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out